Tentang Surat Izin Mengemudi (Penjelasan Lengkap)

Tentang Surat Izin Mengemudi (Penjelasan Lengkap) - Bagi kamu yang sudah punya SIM, apalagi yang sudah bolak balik perpanjang SIM, skip saja tulisan ini. Karena tulisan ini ditujukan bagi kamu-kamu yang baru mau bikin SIM.

pengertian surat izin mengemudi - SIM


Opini saya, SIM adalah kartu paling penting nomor 2 setelah KTP. Karena yang namanya manusia butuh bergerak untuk aktivitas kesehariaannya. Entah untuk kerja, belajar atau jalan-jalan atau kegiatan lainnya.

Salah satu pendukung utama gerak manusia saat ini adalah kendaraan bermotor. Bisa berupa sepeda motor ataupun kendaraan roda empat.

Dan hampir setiap keluarga di Indonesia memiliki setidaknya 1 buah motor untuk 1 keluarga. Bahkan kadang bisa sampai 2 hingga 3 sepeda motor tiap keluarga. Semakin ke sini, jumlah pemilik mobil pun semakin meningkat.

Undang-Undang Tentang Surat Izin Mengemudi

Untuk mengemudikan kendaraan bermotor, tidak boleh sembarang orang bisa mengemudikannya di jalan raya. Karena kita hidup di Indonesia, negara yang memiliki aturan hukum. Termasuk hukum yang mengatur per-lalu-lintasan.

UU No. 22 Pasal 77 Ayat 1 Tahun 2009, dengan jelas menyatakan, bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib memiliki surat izin mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan.

Jadi jika kamu mengemudikan motor atau mobil di jalan raya tanpa bawa SIM, artinya kamu telah melanggar peraturan di atas. Jadi wajar jika kamu kena tilang sama bapak Polantas.

Lebih lanjut lagi berikut penjelasan dan seluk beluk mengenai surat izin mengemudi.

Pengertian Surat Izin Mengemudi

Inti dari surat izin mengemudi (SIM) adalah bukti legal/ resmi bahwa kamu kompeten mengemudikan kendaraan jenis tertentu (sesuai SIM yang kamu miliki) di jalan raya.

Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap pengemudi di jalan raya kompeten. Ini sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Cakupan kompeten di sini adalah mahir mengemudikan kendaraan, sehat secara mental dan fisik, paham aturan berkendara di jalan raya sesuai yang telah dikeluarkan POLRI.

Cara yang paling mudah untuk memastikan bahwa setiap pengendara di jalan raya sudah memiliki kompetensi adalah dengan adanya SIM atau surat izin mengemudi.

Karena untuk memperoleh SIM ini akan ada tes kesehatan fisik dan mental. Juga akan ada ujian teori tentang peraturan berlalu lintas di jalan raya. Plus ada ujian praktek yang akan menilai skill berkendara kamu.

Jika lulus semua syarat dan ujian, baru seseorang mendapatkan SIM. Sebagai bukti bahwa dia memiliki kompetensi berkendara di jalan raya.

Fungsi / Kegunaan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Jika menilik bahasan di atas, fungsi utama SIM adalah sebagai bukti kompetensi bahwa seseorang sudah layak mengemudikan kendaraan jenis tertentu (sesuai SIM nya) di jalan raya.

Jadi dengan memegang SIM kamu sudah sah secara hukum untuk mengemudikan kendaraan di jalan raya.

Sehingga kalau ada pengecekan atau operasi lalu lintas dari Polantas, kamu tidak akan ditilang. Karena dengan membawa SIM kamu sudah mematuhi aturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

fungsi sim agar tidak ditilang


Selain sebagai bukti kompetensi berkendara, di beberapa kesempatan kadang SIM bisa sebagai kartu identitas kedua.

Misal... kamu lagi mengurus administrasi apa gitu yang butuh KTP. Ternyata kebetulan kamu tidak bawa KTP. Biasanya kamu bisa menggantinya dengan dengan menunjukkan SIM kamu.

Bahkan yang terbaru, Korlantas mengeluarkan Smart SIM. Di mana fungsi tambahannya lebih bermacam-macam, seperti: bisa sebagai pembayaran elektronik, menyimpan data perilaku pengemudi dan data forensik kepolisian.

Contoh Macam-Macam Surat Izin Mengemudi

Saat ini, di Indonesia berlaku kurang lebih ada 12 jenis surat izin mengemudi. Diklasifikan menjadi SIM perorangan (untuk kendaraan pribadi) dan SIM umum (untuk kendaraan keperluan angkutan umum)

Lalu dari 2 klasifikasi tersebut ada golongan jenis SIM A, B1, B2, C, C1, C2, D, D1. Untuk penjelasan lebih lengkap mengendai jenis-jenis golongan SIM bisa kamu baca di artikel berikut:

Baca Juga: Penjelasan 12 Jenis-Jenis SIM Di Indonesia

Berikut beberapa contoh-contoh SIM menurut golongan atau jenisnya:

contoh surat izin mengemudi motor

contoh surat izin mengemudi b1 umum

contoh surat izin mengemudi mobil


Siapa Yang Mengeluarkan Surat Izin Mengemudi ?

Yang berhak dan berwenang mengeluarkan SIM secara resmi adalah KORLANTAS POLRI (Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia). Atau yang sering dikenal dengan NTMC POLRI.

korlantas polri yang mengeluarkan sim


Korlantas Polri mengeluarkan SIM melalui Polres/ SATPAS (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.

Btw..hati-hati bagi kamu yang memperoleh SIM dengan cara yang tidak legal (nembak lewat calo). Karena banyak kasus SIM yang mereka berikan ke klien para calo tersebut adalah SIM bodong. SIM dicetak sendiri bukan asli keluaran dari Korlantas Polri.

Bagaimana Cara Mengurus SIM

Untuk mengurus SIM cukup mudah. Secara umum cukup mengikuti 5 langkah berikut:
  1. Siapkan persyaratan. Syaratnya hanya KTP asli dan fotokopi (5 lembar)
  2. Melakukan pendaftaran permohonan SIM. Bisa lewat online atau langsung datang ke Polres/ SATPAS terdekat.
  3. Ikut ujian teori dan praktek
  4. Melakukan pembayaran penerbitan SIM. Untuk online pembayaran dilakukan setelah registrasi.
  5. Rekam sidik jari dan foto. Setelah  dinyatakan lulus ujian dan membayar penerbitan SIM, kamu akan diambil rekam sidik jari dan foto. Kemudian SIM siap diterbitkan.

Wajib Baca:

Demikian lah penjelasan lengkap tentang pengertian surat izin mengemudi beserta seluk beluknya. 

Terimakasih atas kunjungan kamu di blog PakarDokumen.com. Blog paling lengkap, update dan akurat membahas tentang surat dan dokumen resmi yang ada di Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel